Sabtu, 23 Mei 2009

SERVER DNS

DNS (Domain Name System) server adalah cara pemberian nama untuk
suatu alamat IP secara terpusat pada server. Dasar berfikirnya hampir sama
dengan resolver yaitu bahwa komputer dalam jaringan dikenali dengan alamat
IP. Jika komputer yang ada dalam jaringan tidak terlalu banyak, mungkin kita
dapat menghafal beberapa alamat IP komputer pada jaringan. Permasalahan
akan timbul jika komputer yang ada pada jaringan jumlahnya sangat banyak,
pasti akan sulit untuk menghafal alamat IP tersebut.
Orang umumnya lebih mudah menghapal nama dibanding menghapal angka.
Oleh sebab itu sistem biasanya menyediakan cara untuk memetakan alamat
IP menjadi suatu nama.
Server DNS dapat dianggap sebagai kamus nama untuk alamat IP dalam
jaringan. Berbeda dengan resolver yang hanya bekerja pada satu komputer,
Server DNS dapat digunakan oleh komputer mana saja yang dapat
mereferensi pada komputer tempat DNS bekerja. Dengan demikian komputer
yang akan menggunakan suatu Server DNS harus mereferensinya.
Penulisan Server DNS memang agak rumit, oleh sebab itu dianjurkan untuk
membaca literatur tentang DNS lebih dalam.

Langkah-langkah membuat srever DNS.

untuk SO yang saya gunakan disini adalah Linux.
Langsung aja yah...

Editlah file /etc/hosts dengan perintah
# vi /etc/named.conf
2. Ketikkan baris-baris berikut.
Perhatikan:
Anda cukup melengkapi pada bagian yang kurang saja
Terutama anda perhatikan bagian tercetak tebal
options {
pid-file "/var/run/named/named.pid";
};
key "key"{
algorithm hmac-md5;
secret
"c3Ryb25nIGVub3VnaCBmb3IgYSBtYW4gYnV0IG1hZGUgZm9yIGEgd29tYW4K";
};
controls{
inet 127.0.0.1 allow{
any;
} keys{
"key";
};
};
zone "." {
type hint;
file "named.ca";
};
zone "domain.com" {
type master;
file "domain.com";
};
zone "104.168.192.IN-ADDR.ARPA" {
type master;
file "192.168.104";
};

3. Simpanlah dengan perintah Esc :wq
4. Kemudian editlah file /var/named/domain.com dengan perintah
# vi /var/named/domain.com
5. Ketikkan baris berikut secara lengkap
$TTL 43200
@ IN SOA ns hostmaster.domain.com. (
2004043003 ; serial
1H ; refresh
15 ; retry
14D ; expire
12H ; default_ttl
)
ns IN A 192.168.104.253
www IN A 192.168.104.254
@ IN NS ns.domain.com.
6. Simpanlah dengan perintah Esc :wq
7. Buatlah juga file /var/name/104.168.192.IN-ADDR.ARPA dengan perintah
# vi /var/named/104.18.172.IN-ADDR.ARPA
8. Ketikkan baris-baris berikut
$TTL 43200
@ IN SOA ns hostmaster.domain.com. (
2004043003 ; serial
1H ; refresh
15 ; retry
14D ; expire
12H ; default_ttl
)
253 IN PTR ns.domain.com.
254 IN PTR www.domain.com.
@ IN NS ns.domain.com.
9. Simpanlah dengan perintah Esc :wq
10. Selanjutlah editlah file resolv.conf dengan perintah
# vi /etc/resolv.conf
11. Ketikkan baris berikut
#default domain
domain domain.com
#default search list
search domain.com
#nameserver pertama
nameserver 127.0.0.1
#nameserver kedua
nameserver 192.168.104.253
12. Simpanlah file tersebut dengan perintah Esc :wq
13. Jalankan Server DNS dengan perintah
# service named start
atau
# service named restart
14. jika Server DNS sudah pernah berjalan
Mencoba Server DNS
1. Jalankan dnslookup dengan perintah
# dnslookup
Anda akan masuk pada shell dnslookup
2. Ketikkan ns.domain.com diikuti Enter
Jika menghasilkan alamat IP yang benar, maka setting dns sudah berjalan
baik
3. Ketikkan 192.168.104.253 diikuti Enter
Jika menghasilkan nama yang benar, maka setting dns sudah berjalan
4. Untuk keluar ketikkan Ctrl-D atau Exit



1 komentar: